PT Pelni Gandeng Ruangguru Beri 305 Beasiswa Pendidikan di Papua, Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) menggandeng Ruangguru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Papua dengan memberikan 305 beasiswa pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Program beasiswa ini diberikan dalam rangka pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan siswa siswi sekolah menengah atas di Jayapura dan Biak, Papua,” kata Manajer Humas dan Kelembagaan PT Pelni Idayu Adi Rahajeng dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Idayu menjelaskan, Pelni memberikan beasiswa kepada siswa siswi SMA Negeri 4 Jayapura sebanyak 102 akun penerima beasiswa, SMA Negeri 2 Jayapura sebanyak 102 akun dan SMA Negeri 1 Biak sebanyak 101 akun.

“Total sebanyak 305 akun kami berikan kepada siswa siswi di Papua sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” tuturnya.

Lanjut dia, program pendidikan yang dilaksanakan di Papua ini merupakan salah satu program TJSL non PUMK (Pendanaan UMK) pada pilar TJSL pembangunan sosial yang sejalan dengan SDGs (Sustainable Development Goals) nomor 4 yaitu pendidikan berkualitas dan CSV (Creating Shared Value).

Program beasiswa ini memberikan akses belajar di Ruangguru untuk siswa siswi kelas 12 guna mempersiapkan diri secara matang untuk kelulusan dan menuju jenjang selanjutnya.

Ruangguru merupakan aplikasi layanan belajar berbasis teknologi seperti layanan kelas virtual, platform ujian daring, video belajar berlangganan, marketplace les privat, serta konten-konten pendidikan lainnya.

Menurut Idayu, program beasiswa ini tentunya dapat memudahkan siswa siswi belajar secara daring tanpa terbatas jarak dan waktu, terutama di masa-masa pembatasan kegiatan belajar mengajar di Indonesia saat ini sebagai dampak dari pandemi COVID-19.

“Harapannya adalah siswa siswi tersebut dapat menggapai cita-citanya dan mampu meneruskan kegiatan belajarnya di Perguruan Tinggi yang mereka impikan,” katanya.

Ia menambahkan, menjelang bertambahnya usia PT Pelni yang ke-70 tahun pada April mendatang, perusahaan telah menyiapkan beberapa program TJSL yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Salah satunya kami sedang menyiapkan program Rumah Kelola Sampah (RKS) di Denpasar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadikan sampah sebagai barang yang bernilai jual,” pungkasnya.(Ant)